Sunday, October 6, 2019

Tips Sukses Membuat Roti Manis Enak dan Empuk

Roti adalah salah satu jenis makanan yang memiliki sejarah panjang. Makanan ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan hingga saat ini keberadaanya pun masih tetap eksis. Dulu, roti dibuat dari gandum yang ditumbuk dan diolah dengan air hingga berbentuk adonan. Adonan tersebut kemudian dibakar menggunakan tungku dan hasilnya menjadi roti yang keras dan tahan lama.

Seiring berjalannya waktu, cara mengolah roti pun sudah mengalami banyak evolusi, jenis-jenisnya sendiri pun sudah sangat bervariasi. Masyarakat Indonesia pada umumnya lebih menyukai roti dengan tekstur yang lembut dan manis, sangat berbeda jauh dengan masyarakat yang ada di negara-negara Eropa yang lebih dominan menyukai roti bertekstur keras.

Roti Manis sangat disukai oleh masyarakat Indonesia karena cocok dengan lidah dan selera. Dengan demikian, peluang bisnis roti manis sangat terbuka lebar jika kalian ingin fokus dalam bisnis ini. Syarat yang harus kalian penuhi jika kalian tertarik dengan bisnis produksi roti tentunya kalian harus mengerti bagaimana cara membuat roti manis yang enak dan empuk agar lebih mengundang minat calon pelanggan. Untuk itu mari simak, tips dan trik berikut ini untuk agar roti manis yang kalian buat menjadi empuk dan lezat!


A. PEMILIHAN BAHAN DASAR

  • Tepung Terigu
Dalam pembuatan roti, tepung yang digunakan adalah tepung terigu berprotein tinggi karena menghasilkan gluten yang banyak dan teksturnya pun bagus. Bisa juga dicampur dengan tepung terigu protein sedang, hal ini akan membuat roti lebih empuk. Namun syaratnya adalah jumlah tepung terigu protein tetap harus lebih banyak daripada tepung terigu protein sedang.

  • Telur
Telur membuat roti menjadi lembut. Putih dan kuning telur sendiri memiliki sifat yang berbeda-beda. Jika anda ingin roti bertekstur kenyal, maka gunakan putih telurnya saja. Jika anda ingin roti yang bertekstur empuk makan gunakan kuning telur yang lebih banyak.

  • Ragi
Ragi berfungsi membuat pengembangan roti lebih sempurna. Ada banyak berbagai macam jenis ragi, namun biasanya orang lebih banyak menggunakan ragi instan karena lebih praktis dan kualitasnya juga tetap bagus.

  • Pelembut dan Pengembang
Pelembut dan pengembang umumnya digunakan untuk roti yang akan dijual agar lebih mengembang dan teksturnya bertahan lama.

  • Gula
Selain memberikan rasa manis, gula juga berfungsi mengembangkan volume roti karena gula membantu kerja ragi menjadi lebih cepat. Gula juga memberikan warna pada tekstur roti sehingga warnanya menjadi coklat keemasan

  • Lemak
Lemak yang dimaksud adalah margarin. Margarin adalah salah satu bahan pembuatan roti yang sangat penting. Tanpa margarin, tekstur roti tidak akan menjadi lembut. Tentu anda harus menggunakan margarin berkualitas tinggi, anda bisa menggunakan Filma Margarin atau Filma Prestige Margarin yang merupakan produk margarin berkualitas tinggi dan dapat meningkatkan kualitas roti anda.


B. PROSES FERMENTASI

Fermentasi pada pembuatan roti dilakukan ketika adonan sudah elastis. Adonan harus berada dalam kondisi tertutup di suhu ruangan agar mengembang dengan sempurna. Proses pengembangan roti tidak bisa dipatokkan oleh waktu, maka dari itu harus benar-benar diperhatikan.
Cara mengetahui roti sudah mengembang atau belum adalah dengan menemukan serat pada adonan roti . Jika sudah ada serat di permukaan roti maka roti sudah cukup melalui proses fermentasi.

Ada 3 hal yang bisa menghambat proses fermentasi, antara lain:
  1. Kualitas ragi tidak bagus
  2. Adonan tidak menggunakan gula
  3. Saat proses fermentasi, udara tidak cukup hangat untuk membuat ragi mengembang.

C. PENGISIAN ROTI

Satu hal yang paling penting dalam pengisian roti adalah, roti tidak dalam kondisi berair atau berminyak. Isian roti juga tidak disarankan terlalu kering atau keras. Setelah diisi, roti akan kembali difermentasi agar mengembang kembali.

D. PENGOVENAN / PEMANGGANGAN

Pengovenan merupakan salah satu tahap yang penting dalam pembuatan roti. Roti yang terlalu lama di oven akan menjadi kering dan keras. Lamanya pengovenan tentu sangat berhubungan dengan besarnya roti. Semakin besar ukuran roti maka semakin lama pengovenannya. Untuk ukuran roti sekali makan rata-rata membutuhkan waktu 8-12 menit.

E. SETELAH DIOVEN

Roti segera disusun dalam rak kawat untuk proses pendinginan, uap panas akan keluar dari roti. Setelah suhu roti dingin, roti harus ditempatkan dalam wadah kedap udara agar roti tidak kering dan tetap lembut. Dengan penyimpanan yang tepat, roti bisa bertahan 2 hari di dalam suhu ruangan.  Jika dimasukan ke freezer dengan suhu yang tepat, roti bisa bertahan selama 1 bulan.

Jika anda sudah paham mengenai tips dan trik membuat roti manis, kini saatnya anda menciptakan kreasi roti manis. Jangan khawatir, anda bisa melihat video tutorial membuat roti manis dari Pakaroti dibawah ini.

Roti manis merupakan salah satu jenis roti yang paling laris di Indonesia. Jangan ragu-ragu untuk berkarya, karena setiap kreasi yang unik akan menarik perhatian pelanggan. Nantikan tips bakery Pakaroti lainnya dan pastikan Pakarians selalu update dengan informasi di dunia bakery.

Sumber artikel: https://pakaroti.com/post/trend-update/latest-trend/trik-rahasia-membuat-roti-manis-enak-dan-empuk

Kami sangat berharap artikel Tips Sukses Membuat Roti Manis Enak dan Empuk diatas bisa bermanfaat dan bisa dipraktekin dengan mudah yaa bunda. Dibawah ini ada beberapa resep menarik lainya yang berkaitan dengan Aneka Kue, Roti, dll, silahkan diubek-ubek resep di blog ini. :)

Nah, untuk menyimpan (Bookmark) RESEPKUEKOMPLIT.COM ini ke Wall Sosial Media bunda gampang banget kok, tinggal pencet tombol "TWEET" atau "SHARE" yang ada dibawah ini otomatis resepnya bakal tersimpan disana. Happy Cooking..!